Penelitian pengembangan ini dilaksanakan karena kurangnya ketersediaan buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus. Hasil wawancara bersama guru BK di SLB Negeri 2 Buleleng dan beberapa mahasiswa didapatkan bahwa masih banyaknya mahasiswa yang ragu dan takut dalam memberikan layanan kepada anak berkebutuhan khusus dikarenakan kurangnya pemahaman dan juga referensi terkait bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prototype buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus dan mengetahui kelayakan dari buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis PAP. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket atau kuesioner. Hasil penelitian dari pengembangan buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus yaitu (1) prototype buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus berdasarkan model pengembangan 4D yang melalui 4 tahapan yaitu Define, Design, Develop, Disseminate (2) buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus dinyatakan layak berdasarkan: hasil review 5 judges yang terdiri dari 3 orang pakar yaitu dosen Universitas Pendidikan Ganesha dan 2 orang praktisi yaitu guru BK SLB Negeri 2 Buleleng. Berdasarkan review judges memperoleh skor 91,5% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa buku bimbingan dan konseling anak berkebutuhan khusus yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Copyrights © 2021