Penelitian ini mengkaji perspektif dari channel YouTube yang berjudul “Bahaya Silent Treatment”. Pada studi ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan simak catat karena sumber data yang diperoleh dengan menyimak narasi lisan. Penelitian ini menjelaskan bahwa Silent treatment merupakan suatu perilaku dimana seseorang enggan untuk berkomunikasi pada orang lain dengan menahan diri secara verbal. Penelitian ini menyebutkan bahwa kebanyakan orang yang melakukan silent treatmeant itu sebagai hukuman bagi mereka agar orang tersebut merasa bersalah. Sikap ini dapat membuat orang yang terkena silent treatment menjadi rendah diri dan merasa diabaikan dikarenakan lawan bicaranya enggan menyelesaikan konflik. Ini kelak akan menjadi bom waktu bagi si lawan bicara karena ia merasa konfliknya belum selesai, sedangkan orang yang melakukan silent treatment akan menganggap masalahnya selesai begitu saja.
Copyrights © 2022