Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal yang ada di Gang Sambas, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. kegiatan ini dilakukan dalam rangka implementasi tanggung jawab sosial lingkungan perusahaaan (TJSL) atau yang banyak dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data sekunder berupa data laporan CSR perusahaan, jurnal serta media massa untuk memperkaya sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Program Kampung Tenun Khatulistiwa diinisiasi dari potensi lokal berupa warisan budaya tenun Sambas dengan kolaborasi berbagai stakeholder, dari pemerintah, swasta maupun lembaga pendidikan 2) dalam setiap proses pemberdayaan, perusahaan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari aspek perencanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi 3) perusahaan mendorong inovasi sosial program Kampung Tenun Khatulistiwa sehingga dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat dan keberlanjutan lingkungan. Program ini mampu menciptakan local hero di kelurahan Sambas sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui warisan budaya tenun sambas yang sempat pasif dikarenakan rendahnya kepercayaan diri dalam pengembangan inovasi kerajinan tenun tersebut
Copyrights © 2023