Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020

HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR (BBLR) DAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Dahliansyah Dahliansyah (Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak)
Diffah Hanim (Fakultas Kedokteran Bidang Ilmu Gizi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia)
Harsono Halimo (Spesialis Anak, Rumah Sakit dr.Moewardi Surakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
05 Mar 2020

Abstract

Gangguan dalam proses pembentukan otak dapat memiliki konsekuensi jangka panjang pada kapasitas struktural dan fungsional otak yang berperan dalam perkembangan beberapa domain termasuk kapasitas kognitif, bahasa dan motorik sensorik seorang balita. Menurut Masten dalam Kattula (2014), faktor dominan yang mempengaruhi kognitif dan pertumbuhan fisik yaitu faktor biologis, yang terdiri dari gizi ibu selama kehamilan, usia kehamilan, berat badan lahir, lamanya menyusui, kekurangan gizi pada anak, adanya infeksi pada masa kanak-kanak. Gangguan perkembangan motorik pada balita dapat diperparah jika bayi lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), serta saat lahir tidak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) yang dimulai dengan kegiatan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Menurut UNICEF dalam Damanik (2016) lebih dari 20 juta bayi (sekitar 15% secara global) lahir dengan BBLR. Adanya interaksi antara ibu, dan anak serta kandungan nilai gizi ASI paling diperlukan dalam proses perkembangan sistem syaraf di otak. Menurut Tasnim (2014), menyusui dapat memberikan dampak positif pada perkembangan kognitif bayi, memiliki Intelligence Quotient (IQ) tinggi dibandingkan bayi yang tidak memperoleh ASI. Investasi dalam pencegahan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Stunting, dan meningkatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif berkontribusi dalam menurunkan risiko gangguan penyakit. Pasokan nutrisi yang memadai, pencegahan infeksi, dan kesempatan untuk interaksi sosial, bermain dan stimulasi merupakan beberapa faktor yang berkontribusi positif terhadap pencapaian potensi penuh balita untuk tumbuh dan berkembang . Berdasarkan hal itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai ada tidaknya hubungan antara hubungan Berat Badan Lahir (BBLR) dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan perkembangan motorik pada 1000 hari pertama kehidupan

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

PNJ

Publisher

Subject

Education Health Professions Public Health Other

Description

This journal has been published by Department of Nutrition, Poltekkes Kemenkes Pontianak. All articles with subject of Nutrition from national and international researchers are welcome to be submitted to this journal. All published articles were peer-reviewed by reputable reviewers. All published ...