Kemampuan berpikir kritis siswa di Indonesia umumnya tergolong masih rendah. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa pada abad 21. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa budaya literasi itu dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa di SDN 43 Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek dalam penelitian ini siswa itu sendiri. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi dengan tekhnik analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian Sesuai dengan tujuan penelitian, maka peneliti akan memaparkan hasil Penelitian ini membuktikan bahwa Pelaksanaan Budaya Literasi Dapat meningkatkan Kemampuan Berfikir siswa yang dimana, tahap pembiasaan setiap harinya untuk membaca dan pada tahap pembelajaran yang menekankan siswa aktif sehingga membentuk karakter peserta didik yang terampil dalam memecahkan masalah serta menganalisis segala bentuk informasi yang telah didapat dari apa yang telah mereka baca atau pelajari. Pelaksanaan budaya literasi dapat meningkatkan Kemampuan Berfikir siswa yang dimana, tahap pembiasaan setiap harinya untuk membaca dan pada tahap pembelajaran yang menekankan siswa aktif sehingga membentuk karakter peserta didik yang terampil dalam memecahkan masalah serta menganalisis segala bentuk informasi yang telah didapat dari apa yang telah mereka baca atau pelajari.
Copyrights © 2023