Bahasa dan fenomena bahasa sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia. Bahasa adalah ilmu linguistik yang dipelajari sebagai bahasa yang mengandung beberapa komponen: Fonologi, morfologi, sintaksis, semantik. Sementara itu, bahasa merupakan kajian psikolinguistik yang mengkaji aktivitas manusia dalam memperoleh (acquiring), menerima (receiving), dan memproduksi (producing) bahasa. Pidato dimulai dengan pengkodean semantik dan sintaksis di otak pembicara dan diakhiri dengan pengkodean semantik dan sintaksis di otak pendengar. Hasil kajian psikolinguistik sering digunakan untuk memahami pembelajaran bahasa pertama dan pembelajaran bahasa kedua atau bahasa asing. Hal ini dikarenakan ruang lingkup kajian psikolinguistik sangat bermanfaat dalam pembelajaran bahasa. Mata kuliah psikolinguistik dimasukkan dalam kurikulum bahasa pada kelompok proses belajar mengajar, bukan pada kelompok linguistik/linguistik. Karena komponen psikolinguistik sangat erat hubungannya dengan fungsi pengajaran dan pembelajaran bahasa. Artikel ini mencoba menjelaskan pentingnya dan ruang lingkup psikolinguistik dalam pembelajaran bahasa Arab, kemudian memaparkan peran dan pentingnya psikolinguistik dalam pembelajaran bahasa Arab, yang dijabarkan melalui unsur-unsur kurikulum (tujuan, materi, metode, evaluasi) dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab.
Copyrights © 2023