Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I pertemuan I siswa yang mampu terdapat 3 siswa (11,53%), kurang mampu 17 siswa (65,38%), dan tidak mampu 2 siswa (7,69%). Sedangkan pada siklus I pertemuan 2 siswa yang mampu terdapat 15 siswa (57,69%), kurang mampu 9 siswa (34,61%,), dan tidak mampu 2 siswa (7,69%), melihat persentase yang diperoleh pada siklus I pertemuan I dan 2 belum mencapai indikator kinerja yaitu 75%, sehingga dilakukan tindakan lanjutan ke siklus II. Pada siklus II menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan siswa membaca lancar dengan menggunakan metode drill siswa yang mampu terdapat 21 siswa (80,76%), kurang mampu 2 siswa (7,69) melihat persentase yang diperoleh kemampuan siswa membaca lancar mencapai 80,76%. Jadi disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode drill kemampuan siswa membaca lancar meningkat.
Copyrights © 2023