Lebah merupakan serangga yang bisa menghasilkan madu sebagai cadangan makanannya. Madu yang dihasilkan oleh lebah memiliki ciri khas yang berbeda bergantung pada tempat lebah bersarang dan musim Ketika madu tersebut dibuat. Manusia biasanya mencari sarang lebah di dalam hutan, pekerjaan ini biasa disebut dengan petani madu. Petani yang telah mendapatkan sarang lebah akan mengolahnya sendiri untuk dijual ke pasaran atau sarang akan dijual kepada mitra yang telah bekerja sama untuk mengolah madu. Namun pengolahan madu masih sering menggunakan metode konvensional. Madu akan diendapkan setelah itu akan disaring lalu dituang kedalam botol kemasan. Metode konvensional ini cukup menguras banyak waktu dan tenaga kerja. Oleh karena itu pada tugas akhir ini dibuatlah “Mesin Filling dan Capping Botol Madu Hutan Dengan Menggunakan Flowmeter Sebagai Pengatur Volume” alat ini akan dibagi menjadi 2 bagian yaitu yang pertama adalah bagian filling madu dan bagian capping atau penutup kemasan madu yang telah terisi penuh. Madu akan mengalir dari tangki dan dibaca oleh flowmeter untuk mengatur berapa banyak madu yang dimasukan pada kemasan, setelah terisi botol akan diberi tutup lalu dirapatkan pada mesin capping. Mesin ini akan ditenagai dengan power supply 12V, kemasan madu berupa botol berbentuk persegi Panjang. Hasil dari tugas akhir ini adalah mesin dapat melakukan pengisian pada botol madu dan menutup botol tersebut, namun mesin masih memiliki beberapa kekurangan yang dapat ditingkatkan. Kata Kunci: Filling, Capping, Madu Hutan, Flowmeter
Copyrights © 2023