Permasalahan pada penelitian yaitu kemiskinan yang terus meningkat karena rendahnya kualitas SDM terutama pada perempuan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan perempuan melalui pelatihan tata kecantikan rambut di SKB Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian sebanyak enam orang, yaitu kepala SKB, koordinator program, instruktur pelatihan dan tiga peserta pelatihan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, display data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa proses pelatihan dibagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan ditentukan dengan penetapan tujuan pelatihan. Sarana prasarana disesuaikan dengan dana APBD 2 Kabupaten Banjarnegara. Rekrutmen instruktur pelatihan yang berkompeten dan rekrutmen peserta pelatihan sebanyak 10 peserta. Pelaksanaan pelatihan selama 60 jam sebanyak 20 pertemuan. Materi pelatihan dasar disesuaikan kondisi peserta. Komunikasi terjadi dua arah dengan baik namun perlu peningkatan suasana pembelajaran yang kondusif. Media pelatihan berupa modul dan peralatan salon. Metode pelatihan berupa ceramah, praktek, tanya jawab dan diskusi. Motivasi yang membangun dilakukan instruktur kepada peserta. Tahap evaluasi melalui pretest dan posttest dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan secara tertulis. Evaluasi proses dilaksanakan saat kegiatan pelatihan berlangsung. Evaluasi program dilakukan diakhir kegiatan untuk melakukan perbaikan pelaksanaan pelatihan di tahun berikutnya. Tindak lanjut dengan menyalurkan peserta yang berminat magang di salon milik instruktur pelatihan.
Copyrights © 2023