Indonesia saat ini mengalami masalah gizi ganda pada anak sekolah dasar. Di tunjukkan dengan tingginya masalah underweight dan obesitas. Selain masalah gizi, masalah keamanan pangan jajanan juga merupakan ancaman bagi para anak sekolah. Revitalisasi pemberian makanan tambahan anak sekolah berbasis kearifan lokal diperlukan untuk mengatasi masalah gizi yang terjadi pada anak sekolah, tidak hanya di tujukan bagi daerah miskin tetapi juga perlu di lakukan diseluruh sekolah dasar sehingga status gizi dan kesehatan anak dapat terjamin. Intergrasi pendidikan gizi berbasis kearifan lokal dapat dijadikan dalah satu alternative dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak mengenai gizi dan kesehatan. Melalui pendidikan formal di sekolah dalam bentuk pembelajaran di kelas maupun ekstrakurikuler, dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kearifan lokal setempat sehingga dapat merubah perilaku makan yang lebih positif dan berdampak pada perbaikan status gizi anak sekolah. Sebagai upaya peningkatan status kesehatan anak sekolah, dapat di lakukan dengan meningkatkan kebugaran anak sekolah melalui olahraga permainan tradisional, yang telah terbukti dapat meningkatkan kebugaran dan memperbaiki status gizi anak. Revitalisasi pemberian makanan tambahan dan integrasi pendidikan gizi berbasis kearifan lokal diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perbaikan status gizi dan kesehatan anak sekolah serta dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia.Kata Kunci: Revitaslisasi, Kearifam Lokal, Perbaikan Gizi
Copyrights © 2017