Polycystic Ovarian Syndrome ialah interaksi dari faktor genetik dan faktor lingkungan yang berhubungan dengan sistem reproduksi sehingga dapat meningkatkan infertilitas dan gangguan metabolisme pada wanita reproduktif. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan polimorfisme gen CYP19A1 dengan Kejadian PCOS pada wanita usia reproduktif di sumatera selatan. Jenis penelitian secara statistic observasional analitik dengan desain case control, sampel DNA pada pasien PCOS Kasus dan Kontrol diambil secara total sampling masing-masing sebanyak 36 sampel dilakukan dengan tekhnik PCR-RFLP. Hasil uji statistic Chi Square didapatkan gen CYP19A1 rs700519 (C/T) nilai P value 1,000 OR : 1,122, nilai OR > 1 sehingga dapat disimpulkan bahwa Gen CYP19A1 rs700519 mempunyai faktor risiko terjadinya polimorfisme dengan kejadian PCOS, frekuensi polimorfisme genotip dari gen CYP19A1 rs700519 tidak mempunyai hubungan akan tetapi pada kedua kelompok kasus dan kontrol PCOS menunjukkan perbedaan signifikan, terlihat bahwa pada kelompok kasus ditemukan adanya mutasi gen heterozigot.
Copyrights © 2023