Warga negara Indonesia mengalami perubahan terhadap beberapa sektor di dalam kehidupan yang menimbulkan kesulitan akibat dari pandemi COVID-19, seperti salah satunya perubahan perilaku pribadi dan sosial. Hidup normal baru diperlukan masyarakat untuk menghadapi ancaman masalah kesehatan yang terjadi maupun di masa yang akan datang. Banyak negara telah memberikan komitmen sumber daya dan upaya menuju penguatan sistem kesehatan karena secara tidak sengaja, sistem kesehatan yang tidak siap berkontribusi pada penularan penyakit selama epidemi, tidak dapat memberikan layanan penting dengan maksimal Masyarakat dihimbau sadar terhadap kesehatan, salah satunya penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika pandemi dinyatakan selesai, pencopotan regulasi wajib masker tidak membuat masyarakat terutama mahasiswa melepaskan masker. Masker merupakan pelindung dari debu atau partikel berbahaya atau udara polutan yang masuk ke dalam pernapasan dengan bahan yang dapat menyaring masuknya partikel berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa dalam penggunaan masker, khususnya mahasiswa Program Studi Industri Pariwisata Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu menghasilkan dua tema yang diantaranya : 1) Manfaat penggunaan masker pasca pandemi dari sisi fungsi dan psikologis. 2) Pengalaman penggunaan masker pasca pandemi secara positif dan negatif.
Copyrights © 2023