Artikel ini bertujuan melakukan studi analisis terhadap fenomena perkembangan elektronisasi mushaf Al-Qur’an dengan mengambil kasus pada aplikasi Al-Qur’an Kemenag dan mushaf Ash-Shihab. Dua bentuk elektronisasi tersebut lahir dari bagian adanya perkembangan teknologi. Meskipun di sisi lain dalam konteks digitalisasi Al-Qur’an pada smartphone harus berdampingan dengan aplikasi-aplikasi lain yang dapat mendukung kebutuhan kehidupan sehari-hari. Sehingga munculnya aplikasi Al-Qur’an ini merupakan terobosan inovatif agar bisa dirasakan oleh para pengguna smartphone. Demikian juga yang terjadi pada mushaf Al-Qur’an cetak pada mushaf ash-Shahib, modifikasi yang ditentukan oleh penerbit menunjukkan adanya kreatifitas agar terlihat lebih menarik pembaca. Riset ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, dengan mengkaji aplikasi Al-Qur’an Indonesia dan mushaf ash-Shahib. Penulis menemukan adanya fitur-fitur yang ada dalam aplikasi Al-Qur’an Indonesia hingga melihat kelebihan dan kekurang yang ada pada aplikasi ini. Selain itu juga, penulis menganalisis Al-Qur’an Cetak “Ash-Shahibâ€, mengkaji dari awal pencetakan Al-Qur’an hingga hadir Al-Qur’an Ash-Shahib cetakan Hilal Media serta melihat kelebihan dan kekurangan dari Al-Qur’an Ash-Shahib.
Copyrights © 2023