Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan strategi tutor sebaya dengan pemodelan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AKL E yang berjumlah 37 orang. Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan cara pemberian tes hasil belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Berdasarkan data awal diperoleh kondisi hasil belajar Bahasa Indonesia siswa masih rendah dengan rata-rata kelas baru mencapai nilai 59,08 dan ketuntasan belajarnya baru mencapai 54,05%. Hasil yang diperoleh pada kondisi awal ini masih belum sesuai harapan mengingat KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 60. Setelah diberikan Tindakan melalui penerpan strategi tutor sebaya dengan pemodelan, rata-rata kelas pada siklus I sudah mengalami peningkatan yaitu mencapai 66,81 namun prosentase ketuntasan belajar masih dibawah indikator keberhasilan penelitian yaitu baru mencapai 78,38%. Oleh karena itu penelitian dilanjutkan pada siklus II dan memperoleh rata-rata kelas sebesar 76,38 dengan prosentase ketuntasan belajarnya sudah mencapai 100%. Hasil belajar siswa pada Siklus II ini sudah sesuai harapan, sehingga simpulan yang diperoleh adalah penerapan strategi tutor sebaya dengan pemodelan dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa
Copyrights © 2023