Pembelajaran abad 21 menuntut pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan belajar. Guru diharuskan memiliki kecakapan dalam mengembangkan dan mempraktekkan kombinasi antara sumber belajar dan teknologi digital yang dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi siswa yang dilengkapi kemampuan berpikir kritis. Bloodtytury (blood typing virtual laboratory) merupakan laboratorium virtual untuk produk penentuan uji golongan darah sebagai salah satu alternatif pemecahan masalah atau kendala dalam pelaksanaan praktikum pembelajaran materi atau subkonsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan dan keterbacaan terhadap hasil pengembangan “Bloodtytury” pada materi sistem peredaran darah SMA kelas XI. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan menggunakan model 4-D (Thiagarajan et al., 1974) yang dibatasi sampai tahap pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kelayakan dan keterbacaan. Subjek penelitian adalah 3 orang ahli materi (2 orang dosen Pendidikan Biologi FKIP ULM dan 1 orang guru Biologi SMAN 12 Banjarmasin) dan 1 orang ahli media (guru TIK SMAS PGRI 2 Banjarmasin) serta 12 orang peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 12 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Bloodtytury” pada materi sistem peredaran darah SMA kelas XI sangat layak oleh ahli materi (4,48), layak oleh ahli media (4,00) dan keterbacaan sangat baik (4,56). Hal ini berarti secara teknis “Bloodtytury” sangat layak digunakan sebagai sumber belajar dalam praktikum materi sistem peredaran darah dan sangat mudah untuk dibaca oleh peserta didik.
Copyrights © 2023