Claim Missing Document
Check
Articles

ETHNOBOTANY STUDY OF Albizia procera IN TAMIANG HILL FOREST OF TANAH LAUT REGENCY AS A POPULAR SCIENTIFIC BOOK Nada Salsabila; Dharmono Dharmono; Aminuddin Prahatama Putra
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 6, No 2 (2021): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v6i2.10877

Abstract

Birik wood (Albizia procera) grows wild in the Tamiang hill forest and is often used by the local community. This study aims to describe the ethnobotany of the Albizia procera plant in the Tamiang hill  forest area, Tanah Laut Regency and describe the validity and practicality of the contents of the popular scientific book on the Albizia procera plant. The research method used was descriptive research for ethnobotany studies and continued with the formative evaluation of the Tessmer test for the feasibility of the developed popular sciencetific book. The results showed that the Albizia procera plant had tree species, had white round stems, sympodial branches, double pinnate compound leaves, unlimited compound flowers, dry true fruit with pod and taproot type. Albizia procera plant is used as stomachache medicine, also used for road shade and livestock feed. The Albizia procera plant is believed by local people if it is burned it will cause the goat hair to fall out. Albizia procera plants are widely used as firewood, building materials and food materials. People in the hill forest area of Tamiang call the Albizia procera plant "birik wood" because of its speckled stems. The results of the development of teaching materials in the form of Popular Scientific Books on expert tests by 2 validators had very valid results, and the practicality of the content by 3 students had very good results. This popular scientific book is to support the Ethnobotany subject.
Analisis Model Fit Butir Soal pada Instrumen Penilaian Kognitif Ilmu Pendidikan Alam (IPA) Sekolah Menengah Pertama Dyah Febria Wardhani; Suratno Suratno; Aminuddin Prahatama Putra
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 8, No 2 (2019): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v8i2.13292

Abstract

AbstractThe importance of quality cognitive assessment instruments so that evaluations conducted really measure what the instrument should measure. This study aims to describe the number of items that are fit in the cognitive assessment instruments of junior high school science subjects that have been developed. This descriptive research was conducted in 7 SMP / MTs in Banjar District. Data in the form of a comparison of questions that are not fit. The results showed that items that were fit on the cognitive assessment instruments developed were 59.80% (2013 curriculum), 12.74% (KTSP), and 78.43% (2013 Impact Curriculum).AbstrakPentingnya instrumen penilaian kognitif yang berkualitas agar evaluasi yang dilakukan benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur oleh instrumen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah butir soal yang fit pada pengembangan instrumen penilaian kognitif mata pelajaran IPA SMP. Penelitian deskriptif ini dilakukan pada 7 SMP/MTs Kabupaten Banjar. Data berupa perbandingan soal yang tidak fit menurut kurikulum yang diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butir soal yang fit pada instrumen penilaian kognitif yang dikembangkan adalah 59,80% (kurikulum 2013), 12,74% (KTSP), dan 78,43% (Kurikulum Imbas 2013). 
PENGARUH MODUL DIGITAL BERBASIS CULTURE LITERACY DIGITAL WETLAND (CLDW) KONSEP JAMUR TERHADAP KETERAMPILAN GENERIK SAINS SISWA Tiara Ayuningtyas; Aminuddin Prahatama Putra; Nurul Hidayati Utami
Vidya Karya Vol 37, No 1 (2022)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.266 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v37i1.12691

Abstract

Teaching and learning activities changed during a pandemic, namely distance learning that utilized online learning. Teaching and learning activities involve technology in packaging the material to be taught to students. One of which uses a digital module. This study describes the effect of using CLDW based digital modules on the fungi concept on students' generic science skills and responses. This study uses a quasi-experimental approach with The Non-Equivalent Control Group Design, with the research sample being class X students at SMAN 7 Banjarmasin. Analyzing data on generic science skills used the N-Gain Score test and obtained an N-gain Score of 56,72%. Based on this study's results, there is an effect of applying the CLDW digital module to students' generic science skills. Suggestions for this research, student participation and response in online learning are less than optimal. It is necessary to make habituation and active participation between teachers and students to overcome this.Keywords: CLDW; Digital Module; Fungi; Independent Learning; Science Generic SkillsSelama pandemi COVID-19, kegiatan belajar mengajar mengalami perubahan yaitu penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang memanfaatkan pembelajaran online. Kegiatan belajar mengajar melibatkan teknologi dalam mengemas materi yang akan diajarkan kepada siswa. Salah satunya dengan menggunakan modul digital. Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan penggunaan modul digital berbasis CLDW pada konsep jamur terhadap keterampilan generik sains siswa dan respon siswa saat menggunakan modul yang terintegrasi dengan CLDW. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan the non-equivalent control group design dengan sampel penelitian sebesar 38 siswa kelas X MIPA 1 dan X MIPA 4 di SMAN 7 Banjarmasin. Teknik analisis data keterampilan generik sains menggunakan tes N-Gain Score dan memperoleh hasil nilai N-Gain Score 56,72%, sedangkan respon siswa dianalisis secara deskripstif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan modul digital CLDW terhadap keterampilan generik sains siswa. siswa respon siswa selama penggunaan modul yang terintegrasi pada CLDW berada pada kategori setuju. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka diperlukan pembiasaan dan partisipasi aktif siswa.Kata Kunci:  CLDW; Modul Digital; Jamur; Belajar Mandiri; Keterampilan Generik Sains
HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS PADA PENGGUNAAN CULTURE LITERACY DIGITAL WETLAND LKPD KONSEP VERTEBRATA SISWA KELAS X SMA Safitri Safitri; Aminuddin Prahatama Putra; Aulia Ajizah
Journal of Banua Science Education Vol 2, No 2: 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.795 KB) | DOI: 10.20527/jbse.v2i2.79

Abstract

Culture Literacy Digital Wetland (CLDW) is a software that’s used to create web-based online course materials and manage learning activities and their results as is the case with the Learning Management System. This study aims to; (1) describe the effect of using CLDW LKPD on the vertebrate concept on students' cognitive learning outcomes, and (2) describe the effect of using CLDW LKPD on the verte-brate sub-concept on students' generic science skills. This study uses a quasi-experimental approach with Pretest Posttest Control Group Design for cognitive learning outcomes and Posttest-only Control Group Design for science generic skills. The research sample was students of class X MIPA 1 as the ex-perimental class and X MIPA 2 as the control class. Testing the use of CLDW LKPD on learning out-comes using the analysis of covariance test from the results of the Pretest Posttest, and generic science skills using the independent sample T-test test from the student worksheets. The results showed; (1) there was an effect of using CLDW LKPD on students' cognitive learning outcomes (sig. 0.010), and (2) there was an effect of using CLDW LKPD on students' generic science skills (sig. 0.004). It is hoped that from the results of the research, the use of CLDW LKPD can be used as an alternative, especially in online learning.Keywords: CLDW LKPD, cognitive learning outcomes, science generic skills, vertebrates. ABSTRAKCulture Literacy Digital Wetland (CLDW) merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membuat materi pelajaran online berbasis web dan mengelola kegiatan pembelajaran serta hasil-hasilnya seperti halnya pada Learning Management System. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan pengaruh penggunaan CLDW LKPD pada sub konsep vertebrata terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dan (2) mendeskripsikan pengaruh penggunaan CLDW LKPD pada konsep vertebrata terhadap keterampilan generik sains siswa peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment dengan desain pretest posttest control group design untuk hasil belajar kognitif dan posttest-only con-trol group design untuk keterampilan generik sains. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Pengujian penggunaan CLDW LKPD terhadap hasil belajar menggunakan uji analysis of covariance dari hasil pretest-posttest, dan keterampilan generik sains menggunakan uji independent sample T-test dari lembar kerja peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan; (1) terdapat pengaruh penggunaan CLDW LKPD terhadap hasil belajar kognitif produk peserta didik (sig. 0,010) dan (2) terdapat pengaruh penggunaan CLDW LKPD terhadap keterampilan generik sains peserta didik (sig. 0,004). Diharapkan dari hasil penelitian, penggunaan CLDW LKPD dapat dijadikan sebagai alternatif terutama dalam pembelajaran daring.Kata kunci: CLDW LKPD, hasil belajar kognitif, keterampilan generik sains, vertebrata.
PENGARUH PENERAPAN CULTURE LITERACY DIGITAL WETLAND LKPD KONSEP EKOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR Maulita Permata Sari; Aminuddin Prahatama Putra; Aulia Ajizah
Journal of Banua Science Education Vol 2, No 2: 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.746 KB) | DOI: 10.20527/jbse.v2i2.77

Abstract

The COVID-19 pandemic situation has implications for various aspects of life, including the world of education, especially in the aspect of the learning process. LKPD as an important tools in learning needs adaptation to adapt online learning, so that it remains meaningful and sharpens students' intelligence. This study aims to describe the effect of applying the Ecological Concepts of LKPD CLDW on learning outcomes of students in class X IPA MAN 1 Banjarmasin. The research method used is a quasi-experimental, with a Pretest-Posttest Control Group Design for learning outcomes. The samples of this study were students of class X IPA 1 with a total of 29 people as the experimental class, and 28 students of class X IPA 3 as the control class. Data analysis technique of cognitive learning outcomes using Covariance Analysis. Research results show there is no significant effect of the application of the LKPD CLDW on student’s learning outcomes (sig. 0,144). Suggestions for this research; (1) CLDW can be recommended as an online learning innovation or a combination, (2) CLDW can be a learning resource with a wetland theme, (3) for further research, it is necessary to conduct an assessment of the affective and psychomotor domains, and (4) need to pay attention to the inhibiting factors in online learning.Keywords: CLDW, LKPD, quasi experiment, learning outcomes, ecology.ABSTRAKSituasi pandemi covid-19 telah berimplikasi pada berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali bagi dunia pendidikan terutama pada aspek proses pembelajaran. LKPD sebagai salah satu perangkat penting dalam pembelajaran perlu diadaptasi menyesuaikan pembelajaran daring agar tetap bermakna dan mengasah kecerdasan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan CLDW LKPD Konsep Ekologi terhadap hasil belajar peserta didik kelas X IPA di MAN 1 Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian peserta didik X IPA 1 berjumlah 29 orang sebagai kelas eksperimen dan 28 orang peserta didik kelas X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data hasil belajar menggunakan Analisis Kovarian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan setelah implementasi CLDW LKPD terhadap hasil belajar peserta didik (sig.0,144). Saran untuk penelitian ini; (1) CLDW dapat direkomendasikan sebagai inovasi pembelajaran secara daring maupun kombinasi, (2) CLDW dapat menjadi sumber belajar dengan mengangkat tema lahan basah, (3) untuk penelitian yang akan datang perlu dilakukan penilaian ranah afektif dan psikomotor, dan (4) perlu memperhatikan faktor-faktor penghambat dalam penelitian secara daring.Kata kunci: CLDW, LKPD, eksperimen semu, hasil belajar, ekologi.
Bimbingan Teknis Penyusunan Bahan Ajar Biologi Berbasis Potensi Lokal pada MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Barito Kuala Noorhidayati Noorhidayati; Aminuddin Prahatama Putra; Hardiansyah Hardiansyah; Mahrudin Mahrudin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i1.4439

Abstract

Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan memberi bekal dan bimbingan kepada guru-guru biologi sekolah menengah dalam menyusun bahan ajar berbasis potensi lokal.  Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, workshop, konsultasi daring, dan penugasan mandiri.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, sebagaimana terlihat dari proses tanya jawab dan diskusi yang berlangsung sangat dinamis. Banyak peserta yang menyampaikan potensi lokal daerah, serta meminta saran dan masukan terkait bahan ajar apa yang dapat dikembangkan. Berdasarkan data yang masuk, terdapat 33 orang guru (82,25%) dari 40 peserta yang sudah mengirimkan format yang berbentuk draft pengembangan bahan ajar. Hal ini menunjukkan peserta telah mendapatkan bekal pengetahuan dan memiliki motivasi sangat tinggi untuk mengembangkan bahan ajar berbasis potensi lokal. Untuk kegiatan serupa ke depannya agar dapat menjadi lebih baik lagi sebaiknya dilaksanakan bimbingan berkelanjutan. This technical guidance activity aims to provide provision and guidance to high school biology teachers in preparing teaching materials based on local potential. Implementation of activities using lecture methods, discussions, workshops, online consultations, and independent assignments. The activity results showed that the participants showed high enthusiasm, as seen from the very dynamic question and answer process and discussion. Many participants conveyed the local potential of the region and asked for suggestions and input regarding what teaching materials could be developed. Based on the incoming data, there are 33 teachers (82.25%) of the 40 participants who have sent a format in the form of a draft of the development of teaching materials. This shows that the participants have acquired knowledge and have very high motivation to develop teaching materials based on local potential. For similar activities in the future to be even better, continuous guidance should be carried out. 
Validitas Dan Keterbacaan Peserta Didik Kelas X Sma Terhadap Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Flip Html5 Konsep Protista Rania Rahima; Kaspul Kaspul; Aminuddin Prahatama Putra
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 16, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v16i1.1828

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 sebagai pandemi global memberikan dampak pada pendidikan. Pembelajaran daring yang menjadi solusi saat pandemi juga mengalami kendala di antaranya kurangnya interaksi antar guru dengan peserta didik yang mengakibatkan pembelajaran berjalan monoton. Konsep protista merupakan materi yang kompleks, sehingga membutuhkan bahan ajar yang bervariasi untuk mengatasi permasalahan guru dan peserta didik. Modul elektronik adalah bahan ajar el ektronik yang disusun secara sistematis, meliputi kompetensi yang akan dikuasai peserta didik dan dilengkapi dengan tampilan yang menarik. Flip HTML5 merupakan aplikasi atau situs web yang dapat digunakan untuk mengonversi file PDF ke bentuk flipbook yang membuat bahan ajar menjadi interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas dan uji keterbacaan pada modul elektronik berbasis berbasis Flip HTML5 pada konsep protista kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah Research and Development menggunakan model 4-D yang dibatasi sampai tahap Develop. Subjek penelitian ini terdapat 3 orang validator dan 9 peserta didik kelas X SMAN 7 Banjarmasin. Hasil dari penelitian ini adalah modul elektronik berbasis Flip HTML5 pada konsep protista kelas X SMA memperoleh nilai validitas 88,54% dan uji keterbacaan peserta didik 86,2% sehingga terkategori sangat valid dan sangat baik.
Profile of Student Ability in Solving Critical Problems in the Concept of Human Physiology Aulia Rahmah; Yudi Firmanul Arifin; Aminuddin Prahatama Putra
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 3, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.468 KB) | DOI: 10.20527/bino.v3i3.10590

Abstract

Learning human physiology is a study that we often encounter in everyday life related to the condition of the body, at any time it can experience problems or abnormalities that result in a decrease in the condition of human health itself. In addition, along with the development of science and technology, more and more problems are encountered in learning human physiology, so that the ability to think is needed in solving existing problems. This study aims to describe the profile of students' abilities in solving critical problems on the concept of human physiology. The study used a descriptive method with a qualitative approach. The data collection instruments in this study included the main instrument, namely the researcher himself and the supporting instrument in the form of a written assignment to describe the profile of students who had programmed human physiology courses. Students are categorized based on a hypothetical theory which contains five levels of critical thinking skills, namely very critical, critical, moderately critical, less critical, and not critical. The results showed that the ability profile of several students of the Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University in solving critical problems on the concept of human physiology. Consists of four levels of critical thinking skills, namely very critical, critical, moderately critical, and less critical.AbstrakPembelajaran fisiologi manusia merupakan kajian yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan kondisi tubuh, sewaktu-waktu dapat mengalami permasalahan atau kelainan yang berakibat pada menurunnya kondisi kesehatan manusia itu sendiri. Selain itu, seiring dengan perkembangan IPTEK maka semakin banyak pula permasalahan yang dijumpai dalam pembelajaran fisiologi manusia, sehingga diperlukan kemampuan berpikir dalam penyelesaian masalah yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan mahasiswa dalam penyelesaian masalah secara kritis pada konsep fisiologi manusia. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini meliputi instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung berupa tugas tertulis untuk mendeskripsikan profil mahasiswa yang telah memprogramkan mata kulah fisiologi manusia. Mahasiswa dikategorikan berdasarkan teori hipotetik yangberisi lima tingkatan kemampuan berpikir kritis, yaitu sangat kritis, kritis, cukup kritis, kurang kritis, dan tidak kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kemampuan beberapa mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkuratdalam penyelesaian masalah secara kritis pada konsep fisiologi manusia. Terdiri dari empat tingkatan kemampuan berpikir kritis yaitu sangat kritis, kritis, cukup kritis, dan kurang kritis.
The natural science practical guide developed based on critical thinking skills: Implementation test results Dewi Susanti; Muhammad Zaini; Aminuddin Prahatama Putra
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 4, No 2 (2022): June 2022
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.672 KB) | DOI: 10.20527/bino.v4i2.12412

Abstract

The expected learning outcomes in the 21st century are that students have critical thinking skills. The critical thinking skills are an important requirement to solving problems in life. The material in the Natural Science subject needs to be understood by relying on critical thinking skills, and is relevant to the environment. However, SMP Negeri 1 Hulu Sungai Tengah has not been equipped with an optimal learning guide to meet these demands, so a science practicum guide based on critical thinking skills has been developed. This study aims to test the practicality and effectiveness of the developed science practicum guide. Practicality is obtained from student response questionnaires and observations of the implementation of the use of practicum guides, while effectiveness is obtained from the categorization of the N-Gain Test of students' critical thinking skills. The results show: a practical science practicum guide developed with one-to-one evaluation results 97.22% (very good), student responses of 98.57% (positive), and 100% (very good) implementation; and effective with the results of the N-Gain categorization of students' critical thinking skills high for three indicators, and moderate for two indicators.Abstrak Hasil belajar yang diharapkan di abad 21 adalah peserta didik memiliki keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis merupakan syarat penting untuk memecahkan masalah dalam kehidupan. Materi dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam perlu dipahami dengan mengandalkan keterampilan berpikir kritis, dan relevan dengan lingkungan hidup. Namun, di SMP Negeri 1 Hulu Sungai Tengah belum dilengkapi dengan panduan belajar yang optimal dalam memenuhi tuntutan tersebut, sehingga dikembangkan panduan praktikum IPA berbasis keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menguji kepraktisan dan keefektivan dari panduan praktikum IPA yang dikembangkan. Kepraktisan diperoleh dari angket respon peserta didik dan observasi keterlaksanaan penggunaan panduan praktikum, sedangkan keefektifan diperoleh dari kategorisasi Uji N-Gain keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hasilnya menunjukkan: panduan praktikum IPA yang dikembangkan praktis dengan hasi uji perorangan 97,22% (sangat baik), hasil respon peserta didik 98,57% (positif), dan keterlaksanaan 100% (sangat baik). dan efektif dengan hasil kategorisasi N-Gain keterampilan berpikir kritis peserta didik tinggi untuk tiga indikator, dan sedang untuk dua indikator.
The practicality of popular scientific books diversity of crab species in the Tabanio mangrove area Miftahul Jannah; Aminuddin Prahatama Putra; Dharmono Dharmono
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.75 KB) | DOI: 10.20527/bino.v4i1.12214

Abstract

The problem that occurs in the invertebrate zoology course is that there are no innovative teaching materials related to the diversity of crab species. One of them is in the Tabanio mangrove area to explore students' critical thinking skills. This makes it necessary to develop learning resources in popular scientific books containing material with examples from the surrounding or local environment. This study aims to describe the practical of contents, expectations and actual prototypes of popular scientific books on the diversity of crab species. This research uses stages of development through formative evaluation based on Tessmer, which consists of self-evaluation, expert test, individual test, small group test, and field test and also the content practicality assessment instrument too. The results showed that a popular scientific book was declared very valid based on expert validation results with an average of 88,46%, while based on a one-to-one with an average of 92,31%. This popular scientific book is declared practical because student responses 89,29% with criteria of strongly agreeing and the implementation of popular scientific books 90,00% with outstanding criteria. Therefore, this popular scientific book can be used as an enrichment student on the ability to think critically.Abstrak Masalah yang terjadi pada mata kuliah zoologi invertebrata adalah belum adanya bahan ajar yang inovatif terkait materi keanekaragaman spesies kepiting salah satunya di kawasan mangrove Tabanio untuk menggali kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hal inilah yang membuat perlunya pengembangan sumber belajar berbentuk buku ilmiah popular yang memuat materi dengan contoh-contoh dari lingkungan sekitar atau lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepraktisan isi, harapan dan aktual prototipe buku ilmiah popular yang berjudul “Keanekaragaman Spesies Kepiting di Kawasan Mangrove Tabanio”. Metode penelitian ini menggunakan tahap-tahap pengembangan melalui evaluasi formatif berdasarkan Tessmer yang terdiri dari evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan serta instrumen penilaian kepraktisan  isi juga mengacu pada Tessmer. Berdasarkan hasil validasi ahli, buku ilmiah popular termasuk kedalam kriteria sangat valid dengan rata-rata 88,46%, sedangkan uji perorangan diperoleh nilai sebesar 92,31%. Buku ilmiah popular ini dinyatakan praktis, karena respons mahasiswa 89,29% dengan kriteria sangat baik dan keterlaksanaan sebesar 90,00% dengan kriteria sangat baik. Oleh karena itu, buku ilmiah popular ini dapat digunakan sebagai bahan pengayaan terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Co-Authors Agustina, Elya Agustina, Noor Fithri Aisyah Aisyah Alfiannoor, Muhammad Amalia Mardhatillah Amalia Rezeki Ambarwati, Upik Anang Kadarsah Anang Kadarsah, Anang Andi Ichsan Mahardika Anni Nurliani Annisa, Majidah Annisa, Sholihatun Aprillita, Gina Apsari, Lisa Arianto Arianto Arnopen Kristina Atiek Winarti Atmaja, Gilang Tri Audia, Arfa Veni Aulia Ajizah Aulia Rahmah Auliyani, Novia AYU LESTARI Ayu Mursita Ayu Wulandari Azhari, Muhammad Hafizh Azmi, Jihan Bunda Halang Bunda Halang Candrikaningtyas, Sofia Damayanti, Rudiah Danang Biyatmoko Deffi Hartati Dewi Alfianti Dewi Dewantara, Dewi Dewi Susanti Dharmono Dharmono Dharmono Dharmono Dharmono Dharmono Dharmono, Dharmono Dyah Febria Wardhani Eka Wati Eko Suhartono Emma Rosana Febriyanti Fahmi Fahmi Fazriah, Hikmatul Febrian, Muhammad Rifqy Febrianti, Gerhana Fransisca Aurora, Zevira Gusti, Muhammad Abdi Hakim, Akhmad Nur Hanny Imellia Hardiansyah Hardiansyah Hartika, Naurasyifa Inasya Deby Hasmi, Yulita Heri Budi Santoso Hernawati Hernawati Herry Setiawan Hery Fajeriadi Huridah, Muliya Husin, Gt. Muhammad Irhamna Husnul Khatimah Ibrahim, Sayed Indah Rosmalina Irianti, Riya Irmayanti, Aulia Isra Melliyanti Putri Jainab, Jainab Julita Hotmaida Br Solin Kadarsah , Anang Kaspul Kaspul Khair, Muhammad Sa'duddien Khasanah, Khayatun Lisda, Lia Jumiati Lumban Tobing, Fitri Ani Luthfiana Nurtamara M Arsyad M. Arsyad, M. Maharani, Pramesti Diah Sulistya Mahrudin Mahrudin Mahrudin Mahrudin Marniyanti, Marniyanti Masrah Masrah Maulana Khalid Riefani Maulida, Novi Apriani Maulita Permata Sari Miftahul Jannah Muhaimin, Ahmad Muhammad Faisal Riza Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Munirah, Sabrina Mustika Wati, Mustika Nabila, Rini Salma Nada Salsabila Nadia Rahmita Sari Nadiya, Zulfa Nahadi Nia, Dewi Ayu Aldilla Ni’mah, Laili Noor Fajriah, Noor Noorhasanah, Noorhasanah Noorhidayati Noorhidayati Norhafizah, Norhafizah Norhidayati, Norhidayati Normila Sari, Normila Nur Azizah NUR FITRIANI Nur Riyani Nurmauli Dina Nurmiati Nurmiati Nurmina Nurmina, Nurmina Nurtamara, Luthfiana Nurul Hidayati Utami Nurwijayanti Octa Belawati Otari, Widiati Hairina Pamuji, Rizky Pandiangan, Rany Masriana Pitriyani Pitriyani PUTRI WULANDARI Putri, Kania Nabilah Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah Maulida Rahmawati, Rahmawati Rahmi Saputri, Rahmi Rahmi, Baiti Ramadhan, Muhammad Nazhief Rania Rahima Ratna Yulinda RIFATUL MAHMUDAH Rina Sari Rio Rajamia Harlinson Rizaldi, Muhammad Rizki Amalia Putri Roziah, Mida Laisani Rusmansyah Rusmansyah, Rusmansyah RUWAIDA, ULYA Saajidah, Saajidah Safitri Safitri Safitri, Nabella Putri Rama Safitri, Yulina Salsabilla, Nisvie Nur Santana Purba, Harja Saputra, Novan Alkaf Bahraini Selvia, Salna Simbolon, Putri Stephanie Siti Fathya Annida Siti Fatimah Siti Muthia Rahmah Slamet, Zahra Anindya Putri Soendjoto, M. Arief Solly Aryza Sri Amintarti Sri Ayu Wahyuni, Sri Ayu Sugeng Santoso Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Suratno Suratno Suyidno Suyidno Syahmani Syahmani Syihabuddin Syihabuddin Tiara Ayuningtyas Tri Setyowati Ulanhar, Salma Nida Wahyuni, Andina Wardhani, Dyah Febria Widiati, Rahmi Wiranda, Nurruddin Wulandari, Evi Yasmine Khairunnisa Yogo Dwi Prasetyo Yudi Firmanul Arifin Yuli, Yuli Yuliani Astuti Yulyana, Puspa Zaimuariffudin Shukri bin Nordin Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zuhrah, Siti Nadzifah