Melayu adalah suku tertua di Indonesia. Mereka adalah orang-orang pendatang yang berhasil menguasai tanah Indonesia sejak beribu-ribu tahun lalu. Mereka datang dengan melalui jalur air/laut, dengan menggunakan kapal dan perahu. Mereka kemudian tumbuh dan berkembang membentuk kerajaan-kerajaan ataupun kesultanan-kesultanan. Nilai-nilai sosial lahir seiring dengan perkembangan masyarakat mereka, kemudian berkembang menjadi nilai-nilai budaya yang menjadi identitas dan ciri dari masyarakat Melayu. Arsitektur kemudian lahir sebagai bentuk perpaduan antara nilai-nilai sosial dan budaya, yang dituangkan ke dalam bentuk sebuah bangunan. Setiap data yang ada diperoleh menggunakan metode literatur dan internet searching dengan batasan-batasan tertentu, kemudian diolah dengan menggunakan metode analisis bibliometrik, yang bertujuan untuk memetakan, menggolongkan, dan mengelompokkan kata-kata kunci yang digunakan oleh setiap data yang akan diolah. Kemudian divisualisasikan ke dalam bentuk diagram menggunakan VOSviewer untuk mengetahui apa saja hasil akulturasi yang tercipta antara sosial budaya yang diterapkan dalam bentuk arsitektur, serta penyebabnya. Akulturasi yang ada merupakan perpaduan dari unsur agama, nilai moral, nilai sosial, budaya, serta kondisi lingkungan sekitar. Akulturasi ini sangat erat hubungannya dengan Qur’an dan hadits, yang merupakan dasar dalam kehidupan masyarakat Melayu sebagai seorang Muslim. Sehingga melahirkan bentuk-bentuk fisik, berupa bangunan, ornamen, dan lain-lain, serta bentuk non fisik, berupa tradisi, sampai sikap/kebiasaan mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2023