Budaya lokal diduga berhubungan dengan perempuan wirausaha, termasuk dalam kegiatan akses ke keuangan dan pelatihan. Bugis merupakan etnis asal Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan kewirausahaan perempuan. Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan karakteristik perempuan wirausaha dan nilai-nilai budaya Bugis: reso (kerja keras), macca (cerdas dan terampil), passibijaang (kekeluargaan), dan barani (keberanian mengambil risiko) pada perempuan wirausaha; dan (2) mengukur hubungan antara nilai budaya Bugis (reso, macca, passibijaang, dan barani) dengan akses finansial dan pelatihan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui survei online dan survei dengan wawancara tatap muka. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 205 responden. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan korelasi rank pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) budaya reso dan macca pada perempuan wirausaha cenderung tinggi, sedangkan budaya passibijaang dan barani pada perempuan wirausaha cenderung menengah; (2) Budaya macca dan barani berhubungan positif dengan akses finansial. Budaya macca memiliki tingkat hubungan yang sangat lemah dengan akses finansial, sedangkan budaya barani memiliki tingkat hubungan yang cukup kuat dengan akses finansial. Budaya passibijaang berhubungan positif dengan akses pelatihan, dengan tingkat hubungan terkategorikan lemah. Saran penelitian yaitu dilakukannya pembentukan komunitas guna mewadahi perempuan wirausaha pedesaan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha.
Copyrights © 2023