Penelitian tentang jejak atau sejarah penerbitan buku-buku sastra Indonesia di berbagai daerah provinsi di Indonesia sampai kini jarang dilakukan para peneliti sastra. Hal itu terjadi pula dalam sastra Indonesia yang bertumbuh dan berkembang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kini dikenal dengan nama sastra NTT. Artikel ini bertujuan meneliti jejak atau sejarah penerbitan buku-buku sastra yang meliputi buku puisi, buku cerpen, dan buku novel dalam sastra NTT. Akan ditelusuri siapa dan kapan orang NTT pertama yang menerbitkan buku puisi, cerpen, dan novel dalam sastra NTT. Akan ditelusuri pula berapa jumlah penerbitan buku puisi, cerpen, dan novel dalam sastra NTT sampai dengan Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian historis deskriptif. Metode penelitian historis deskriptif adalah metode penelitian yang dengan kritis menelusuri sejarah pertumbuhan, perkembangan, dan pengalaman masa lampau dengan menimbang dengan cermat tentang bukti validitas dari sumber-sumber sejarah yang ada kemudian diinterpretasi dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerbitan buku sastra NTT sejak penerbitan pertama sampai dengan Desember 2022 sebanyak 274 judul. Adapun perinciannya, penerbitan buku puisi sebanyak 123 judul, buku cerpen sebanyak 65 judul, dan buku novel sebanyak 86 judul. Sastrawan NTT pertama yang menerbitkan buku antologi puisi adalah Dami N. Toda (1942-2006) pada 1976 dengan judul Penyair Muda di Depan Forum diterbitkan Penerbit Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Jakarta. Sastrawan NTT pertama yang menerbitkan buku antologi cerpen adalah Gerson Poyk (1931-2017) pada 1975 dengan tiga buku cerpen yang diterbitkan serentak, yakni Nostalgia Nusa Tenggara, Oleng-Kemoleng & Surat-Surat Cinta Aleksander Rajagukguk, dan Matias Akankari. Ketiga buku cerpen Gerson ini diterbitkan oleh Penerbit Nusa Indah, Ende, Flores. Sastrawan NTT pertama yang menerbitkan buku novel adalah Gerson Poyk pada 1964 dengan judul Hari-Hari Pertama yang diterbitkan Penerbit BPK Gunung Mulia, Jakarta.
Copyrights © 2023