Penyakit skabies ialah kondisi kulit gatal yang diakibatkan oleh adanya kepadatan serta kelembaban, karena sanitasi yang tidak baik dan juga personal hygiene yang buruk. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja baik berdasarkan jenis kelamin, status sosial maupun usia. Sanitasi lingkungan serta personal hygiene anak panti di Panti Asuhan Al Amin Kecamatan Benjeng masih terbilang cukup kurang karena bisa dilihat dari SDM yang tinggal dengan fasilitas dan standart sanitasi yang kurang memadai serta personal hygiene dapat memicu penularan penyakit skabies. Skabies terjadi pada anak-anak dengan perkiraan prevalensi rata-rata 5-10%. Tujuan Penelitian: mengidentifikasi hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene anak panti dengan penyakit skabies di Panti Asuhan Al Amin Kecamatan Benjeng. Metode: menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan random sampling. Sampel penelitian sejumlah 51 responden. Uji Chi Square dipakai guna analisis uji statistik. Hasil: Berdasarkan penelitian ini, ada korelasi yang signifikan diantara sanitasi lingkungan (p-value = 0,004), kebersihan pakaian (p-value = 0,003), kebersihan kulit (p-value = 0,001), kebersihan genetalia (p-value = 0,005), kebersihan handuk (p-value = 0,004), dan kebersihan tempat tidur (p-value = 0,003). Selain itu, 31 orang (atau 60,8%) dinyatakan positif skabies. Kesimpulan: Ada hubungan sanitasi lingkungan serta personal hygiene anak panti dengan penyakit skabies di Panti Asuhan Al Amin Kecamatan Benjeng
Copyrights © 2023