Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemerolehan bahasa pada dua anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay) dengan menggunakan kajian psikolinguistik meliputi pemerolehan fonologi, sintaksis, dan semantik. Keterlambatan bicara merupakan masalah yang harus ditangani sejak dini karena keterlambatan bicara salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. Proses pemerolehan pada anak berupa pada input, proses dan output. Metode yang digunakkan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Metode deskripsi kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis dan disajikan dengan kata-kata. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti memilih responden berinisial MA berusia 2,5 tahun dan MRD berusia 3 tahun, penelitian dilakukan di Kecamatan Rancabungur. Masalah yang dihadapi kedua anak ini sehingga mengalami speech delay terjadi pada faktor eksternal (lingkungan) condong pada pola asuh dan pola lingkungan yang mana peran orang tua merupakan peran penting untuk memberikan stimulus pada anak karena kedua anak ini kurangnya mendapatkan motivasi untuk bicara, dorongan, bimbingan, dan kurangnya hubungan dengan teman sebaya.
Copyrights © 2023