Saat ini, banyak peserta didik mengalami kesulitan membaca permulaan, yang dapat menghambat proses belajar mereka. Kesulitan ini sering disebabkan oleh faktor internal seperti kemampuan fisik dan psikologis, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan peserta didik kelas III di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 28 orang peserta didik kelas III. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis non-statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kesulitan tertinggi dalam membaca permulaan disebabkan oleh sulitnya siswa dalam mengingat huruf. Faktor penyebab kesulitan membaca berasal dari faktor internal berupa minat dan faktor eksternal berupa dukungan dari orangtua. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesulitan membaca permulaan masih menjadi masalah yang signifikan di kalangan peserta didik kelas III Sekolah Dasar. Dari 28 peserta didik yang menjadi subjek penelitian, 3 di antaranya mengalami kesulitan membaca. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan yang lebih personal dan sistematis dalam mengatasi kesulitan membaca pada peserta didik, dengan melibatkan dukungan yang lebih besar dari keluarga dan lingkungan sekolah.
Copyrights © 2023