Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan dan memberikan pengertian terhadap perbedaan ilmu pengetahuan antara antara keris teknik tempa pamor dengan terhadap produksi keris menggunakan teknik cor logam, agar masyarakat dapat mengetahui perbedaan dari karya seni tersebut. Fungsi utama dari keris dulu adalah alat untuk membela diri dari serangan musuh, dan binatang. Namun kemudian fungsi dari keris pusaka itu berubah. Di masa damai, kadang orang menggunakan keris hanya sebagai kelengkapan busana upacara kebesaran dan acara seremonial lain, juga sebagai kebanggaan pemakainya. Lalu, tak urung keris itu menjadi komoditi bisnis yang tinggi nilainya. Pembahasan mengenai Jenis produksi keris antara keris dengan metode teknik tempa logam dengan keris yang diproduksi dengan teknik cor (casting) mempengaruhi segi disimilaritas resepsi diantara pemakainya. Disimilaritas tersebut terjadi karena pengaruh proses pembuatannya. Kwalitas antara keris tempa pamor dengan keris cor, baik itu dari resepsi pemaknaan maupun dari pandangan estetisnya.
Copyrights © 2023