Persebaran PDRB dapat berbeda di setiap wilayah, tergantung pada kondisi geografis, sumber daya alam, dan potensi ekonomi yang dimiliki. Persebaran PDRB di Sumbawa Barat menggambarkan kinerja ekonomi kabupaten tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan PDRB Sumbawa Barat mencapai 14,12 triliun rupiah, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, yaitu sebesar 34,99%. PDRB per kapita di Sumbawa Barat pada tahun 2021 mencapai 27,4 juta rupiah, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,95%. Tingkat pertumbuhan ekonomi kabupaten ini juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu sebesar 9,15%. Secara geografis, kecamatan Taliwang menjadi daerah dengan kontribusi PDRB terbesar, yaitu sebesar 29,58%. Diikuti oleh Kecamatan Brang Rea sebesar 23,79%. Sementara itu, kontribusi terendah berasal dari Kecamatan Jereweh, yaitu sebesar 0,24%. Dalam beberapa tahun terakhir, Sumbawa Barat mengalami peningkatan kinerja ekonomi yang cukup signifikan. Peningkatan ini didukung oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang menjadi sektor andalan. Namun, masih diperlukan upaya untuk mengembangkan sektor lainnya agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini.
Copyrights © 2023