Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan
Vol 5 No 1 (2023): Oetoesan Hindia : Telaah Pemikiran Kebangsaan

The sacred and profane pada wisata religi kyai haji umar payaman kabupaten magelang

Alif Muhammad Zakaria (Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Moh. Mufid (Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
14 Jun 2023

Abstract

The sacred and the profane dinilai memiliki sisi yang berbeda, namun realitas secara ilmiah menjumpai bahwa dua hal tersebut merupakan dua sisi dalam satu mata uang yang sama. Penelitian dilakukan dengan pendekatan fenomenologis ini menjumpai bahwa peziarah yang datang dari berbagai daerah juga melakukan kegiatan yang sakral dengan berziarah sekaligus profane yang diperlihatkan melalui kegiatan berfoto selfie di dalam masjid, cara berpakaian dengan corak barat memperlihatkan bahwa western globalization telah masuk ke ranah masyarakat agama karena peranan teknologi internet dan media sosial, latar belakang KH Umar yang meninggalkan duniawi atau low profile berlainan dengan peziarah yang datang dengan sisi materialisnya. Hal tersebut menujukkan bahwa konsep yang sakral pada peziarah yang datang tersebut merupakan sakral yang semu. Kemudian adanya wisata religi memberikan ruang bagi pelaku usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar. Kata Kunci: Sakral, Profan, Wisata, Religi

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

oh

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Education Social Sciences Other

Description

Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan adalah jurnal yang membangkitkan kembali semangat dari harian Oetoesan-Hindia yang dikelola oleh HOS Tjokroaminoto pada tahun 1913-1923. Jurnal ini mempublikasikan artikel ilmiah baik dalam bentuk kajian teoritis dan empiris dalam bidang nasionalisme, ...