Pada praktiknya penguasaan calistung bukan bersifat konsep dasar namun penguasaan calistung digunakan sebagai indikator anak memiliki kecerdasan, standar masuk di sekolah favorit dan gengsi orang tua. Praktik pengajaran calistung sangat meresahkan karena dilakukan tidak sesuai jenjang usia anak dengan cara melakukan pemaksaan pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menguraikan berbagai miskonsepsi Calistung di jenjang PAUD dan pentingnya mengakhirinya. Metode penelitian mengunakan literature review dengan mengkaji artikel-artikel terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa miskonsepsi pada PAUD diantaranya pembelajaran di lembaga atau satuan PAUD fokuss pada calistung, kemampuan calistung dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar dan dibangun secara instan, dan tes calistung masih diterapkan sebagai syarat masuk SD. Miskonsepsi harus diakhiri karena pendidikan pada lembaga PAUD sebaiknya fokus pada pengembangan karakter.
Copyrights © 2023