Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan
Vol 2, No 2 (2010): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Pengembangan ”RWH” dari aspek ”WTP” dan ”ATP”: Studi Kasus Yogyakarta

Brontowiyono, Widodo (Unknown)
Lupiyanto, Ribut (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Oct 2015

Abstract

Rainwater harvesting (RWH) secara teknis dan ekologis layak dikembangkan di Kartamantul(Yogyakarta, Sleman dan Bantul) DIY dalam bentuk sumur resapan, penampungan air hujan (PAH),kolam konservasi, vegetasi, dan lahan terbuka. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelayakan sosialekonomi RWH. Kelayakan sosial ditentukan dengan metode Willingness To Pay (WTP) melalui penelitiansurvey. Kelayakan ekonomi ditentukan dengan metode Cost Benefit Ratio (CBR) dan Ability To Pay(ATP). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa teknik RWH yang layak secara sosial ekonomi di daerahsurplus dan daerah kritis antropogenik adalah sumur resapan, kolam konservasi, vegetasi, biopori, danlahan terbuka, sedangkan untuk daerah kritis alami adalah penampungan air hujan.Kata kunci: Rainwater Harvesting (RWH), Kelayakan Sosial Ekonomi, Yogyakarta

Copyrights © 2010