Latar Belakang : Keberhasilan suatu penyelenggaraan makanan sering dikaitkan dengan adanya sisa makanan. Data tentang sisa makanan menunjukkan bahwa sisa makanan pasien RSUD Idaman Banjarbaru tergolong kategori sisa makanan banyak yakni >20%. Faktor yang mempengaruhi sisa makanan diantaranya cita rasa makanan, jenis kelamin dan lama hari rawat. Tujuan: Mengetahui hubungan cita rasa makanan, jenis kelamin, dan lama hari rawat dengan sisa makanan pasien di RSUD Idaman Banjarbaru. Metode : Jenis penelitian adalah obsevasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan bulan April – Mei 2017, sampel sebanyak 55 responden, pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan undian. Pengambilan data sisa makanan dengan metode visual comstock. Cita rasa makanan, jenis kelamin dan lama hari rawat dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji statistik rank spearman. Hasil : Sebagian besar sisa makanan responden bersisa sedikit yaitu 63,6%, sebagian besar pasien menyatakan cita rasa makanan sudah baik yaitu 60%, sebagian besar responden adalah wanita (74,5%) dan sebagian besar lama hari rawat responden adalah singkat (70,9%). Ada hubungan antara cita rasa makanan dengan sisa makanan pasien di RSUD Idaman Banjarbaru (p = 0,00 < 0,05). Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan sisa makanan pasien di RSUD Idaman Banjarbaru (p=0,22>0,05). Ada hubungan antara lama hari rawat dengan sisa makanan pasien di RSUD Idaman Banjarbaru (p = 0,00 < 0,05). Simpulan :Untuk rumah sakit, ditingkatkan lagi citarasa makanan dalam penampilan dan rasa makanan, untuk pasien agar menghabiskan makanan yang disajikan, sedangkan untuk peneliti selanjutnya agar meneliti faktor kebiasaan makan dan makanan dari luar rumah sakit.
Copyrights © 2018