Journal of Educational Innovation and Public Health
Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Journal of Educational Innovation and Public Health

Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) pada Laki-laki Dewasa Usia 46 Tahun: Laporan Kasus

Aragibinafika Aragibinafika (Unknown)
Mohamad Mimbar Topik (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2023

Abstract

Nekrolisis epidermal toksik (NET) adalah peradangan sistemik akut yang melibatkan kulit, membran mukosa, epitel pernafasan dan pencernaan. Dalam banyak kasus, obat-obatan merupakan penyebab utama NET akan tetapi dapat juga disebabkan oleh infeksi dan faktor-faktor resiko lainnya. Membran mukosa (rongga mulut, konjungtiva dan anogenital) adalah bagian tubuh yang paling awal terlibat pada NET. Lebih dari 200 obat dari berbagai golongan berhubungan dengan terjadinya NET. Penggunaan obat-obatan yang memiliki resiko tinggi dan sering menyebabkan terjadinya NET seperti antigout (allopurinol), antiepilepsi (carbamazepine, fenitoin, fenobarbital, lamotrigin), antibiotik (kotrimoksazol dan sulfonamid lain, floroquinolone), anti inflamasi (sulfasalazine), anti-HIV (nevirapine), obat anti inflamasi golongan oxicam(meloxicam), dan analgesik (parasetamol). Pengobatan NET adalah pendekatan multidisiplin dan hingga kini belum ada panduan yang diakui secara internasional untuk terapinya.Tujuan dari studi kasus adalah membahas mengenai Nekrolisis epidermal toksikyang dipicu oleh obat penurun panas serta manajemen terapinya.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Innovation

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Praktek Kedokteran Bedah, Farmasi, Persalinan, Kesehatan Anak, Kesehatan Mental, Kesehatan Masyarakat, Gigi, Pendidikan Kedokteran, Kebidanan, Kedokteran dan Keperawatan, Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan Reproduksi, Promosi Kesehatan, ...