Pemeliharaan prediktif biasanya menggunakan alat untuk mendeteksi sebelum kerusakan suatumesin itu bertambah parah, hal ini dengan cara pengamatan (monitoring) baik secara berkala(off-line) maupun secara langsung (on-line). Pada penelitian ini dilakukan merupakan suatu studikasus di suatu perusahaan dimana mesin blower untuk flue gas dilakukan pengamatan awaldengan metode LDR kemudian dilanjutkan dengan pengambilan data getaran / vibrasi pada nilairms, jika nilai yang diambil diluar batas kewajaran / mengkhawatirkan sesuai standard ISO makadilanjutkan dengan alat vibration analyzer untuk mengetahui kondisi abnormal tersebut. Hasilpemeriksaan pada NDE bearing posisi horizontal memiliki nilai 7,74 mm/s dan timbul spektrum1X unballance sehingga dilakukan re-balance pada impeller sehingga berhasil menurunkan nilaimenjadi 2,1 mm/s. Proses balancing ulang berhasil sesuai hukum yang ada walaupun secaraaktual nilai FFT bergerak dan kadang tidak stabil karena unsur lain semisal pondasi yang sudahtidak normal, bearing yang bermasalah atau kurang pelumasan, resonansi dari mesin sekitarnyadan lain sebagainya.
Copyrights © 2023