Pendidikan inklusif merupakan hak dasar yang mempromosikan kesempatan yang sama bagi semua anak, termasuk anak dengan disabilitas, untuk mengakses pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang pendidikan inklusif bagi anak penyandang disabilitas dalam konteks multikultural di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang menggabungkan data kualitatif dari wawancara dengan pemangku kepentingan utama dan data kuantitatif dari survei. Desain penelitian ini mencakup pengambilan sampel secara purposif terhadap pendidik, orang tua/wali murid, administrator sekolah, dan perwakilan dari organisasi terkait yang terlibat dalam pendidikan inklusif. Analisis tematik akan digunakan untuk menganalisis data kualitatif, sementara statistik deskriptif dan analisis inferensial akan digunakan untuk data kuantitatif. Studi ini mengakui adanya pengaruh yang signifikan dari budaya terhadap praktik, hambatan, dan fasilitator pendidikan inklusif. Faktor-faktor budaya seperti nilai, tradisi, dan kepercayaan akan dikaji untuk memahami dampaknya terhadap implementasi pendidikan inklusif. Temuan penelitian ini akan berkontribusi pada basis pengetahuan yang ada dengan memberikan wawasan tentang pengaruh budaya, hambatan, dan fasilitator pendidikan inklusif untuk anak-anak penyandang disabilitas di Jawa Barat. Hasil penelitian ini akan berimplikasi pada pengembangan kebijakan, perbaikan praktik, dan penelitian di masa depan dalam mempromosikan pendidikan inklusif dalam konteks multikultural.
Copyrights © 2023