Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan indikator utama dari standar suatu fasilitas kesehatan dan mutu pelayanan kepuasan yang rendah akan berdampak terhadap jumlah kunjungan yang akan mempengaruhi profitabilitas dan fasilitas kesehatan tersebut. Pengukuran kepuasan pasien merupakan elemen penting dalam menyediakan pelayanan yang lebih baik, efisien dan lebih efektif. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan merupakan faktor penting yang mengembangkan suatu sistem penyedia pelayanan yang tanggap terhadap keluhan pasien, meminimalkan biaya dan waktu serta memaksimalkan dampak pelayanan terhadap pasien. Subjek dan Metode: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum kepuasan pasien ditinjau dari metode servqual menggunakan lima indikator yaitu daya tanggap, jaminan, bukti fisik, perhatian, dan kehandalanserta tingkat kualitas pelayanan di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus melalui kuesioner. Subyek yaitu pasien rawat inap JKN, sampel 30 responden yang ditentukan dengan metode Purposive Sampling. Data yang sudah dianalisis disajikan dalam bentuk tabel dan disertai dengan penjelasan. Hasil: Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa pasien rawat inap JKN di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang cukup puas dengan pelayanan yang telah diberikan dengan rata-rata nilai kepuasan 84,5%. Dengan penilaian menggunakan lima indikator, rata-rata nilai jawaban responden menunjukkan nilai rata-rata jawaban responden untuk indikator daya tanggap sebesar 82,5%, indikator jaminan 85,667%, indikator bukti fisik sebesar 84%, indikator perhatian sebesar 84,667%, dan indikator kehandalan sebesar 85,5%. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat ditarik keimpulan meskipun angka kepuasan masih 84,46% tetapi pasien rawat inap JKN merasa cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas rumah sakit baik oleh dokter, perawat, dan juga staf rumah sakit.
Copyrights © 2021