Tugas dan tanggung jawab perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan dihadapkan dengan berbagai tuntutan yang dapat menyebabkan perawat mengalami situasi yang menekan. Situasi tersebut tidak jarang membuat perawat mengalami kejadian burnout. Burnout diartikan sebagai kondisi kehilangan energi, antusias, dan kepercayaan diri yang terjadi dalam diri individu sehingga mempengaruhi pencapaiannya. Kejadian tersebut dapat diatasi dengan baik apabila terdapat faktor pendukung dari internal yaitu ketangguhan dan faktor eksternal yaitu dukungan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ketangguhan dan dukungan sosial terhadap burnout pada perawat di Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 150 orang yang merupakan perawat di Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung dengan menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linear ganda. Hasil uji hipotesis mayor menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ketangguhan dan dukungan sosial berperan terhadap burnout pada perawat di Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung. Koefisien beta terstandarisasi ketangguhan sebesar -0,481 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga ketangguhan berperan terhadap burnout. Koefisien beta terstandarisasi dukungan sosial sebesar -0,030 dan nilai signifikansi 0,672 (p > 0,05), sehingga dukungan sosial tidak berperan terhadap burnout. Penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan ketangguhan perawat dan pemberian dukungan sosial.
Copyrights © 2023