Mikrokontroller merupakan keluarga mikroprosessor dengan sebuah chip yang dapat melakukan pemrosesan data secara digital sesuai dengan perintah bahasa yang diberikan. Dengan memanfaatkan mikrokontroller diciptakan suatu alat pendeteksi benda bagi tunanetra. Peneliti ingin membuat inovasi terbaru salah satunya sistem pendeteksi kacamata benda berbiaya rendah yang dapat digunakan untuk membantu penderita tunanetra. Dengan adanya sistem pendeteksi kacamata benda, penderita tidak lagi menggunakan tongkat sebagai penuntun. Proyek ini menggunakan beberapa sensor jarak ultrasonik, mini pro arduino, modul mp3 player, dan beberapa motor getaran. Papan sirkuit yang digunakan dalam proyek ini dirancang dalam bentuk prototype, yang dapat dikenakan bagi penderita tunanetra. Arduino yang dipasang akan mendeteksi penghalang dengan bantuan sensor dan memberi tahu pengguna melalui headphone dan motor getaran. Sensor bekerja mendeteksi benda dan lubang yang berada didepan atau dibagian bawah, sehingga speaker memberikan peringatan kepada pengguna kacamata tersebut.
Copyrights © 2020