Angka Covid-19 semakin meningkat sejak Desember 2019 sampai dengan 2022. Penderita banyak yang mengalami kesembuhan, namun juga kematian. Hal ini tidak dapat dibiarkan karena dampak yang ditimbulkan sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat secara fisik, sosial, ekonomi dan politik. Pemerintah sedang mengusahakan vaksin sebagai upaya memberikan kekebalan tubuh kepada masyarakat yang sehat agar tidak terkena Covid-19. Pemberian Vaksin tidak semua masyarakat bisa menerima kebijakan tersebut, oleh karenanya perlu digali terlebih dahulu bagaimana masyarakat Madura dapat menerima vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemberian Vaksin Covid 19 Kepada Masyarakat di Madura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. dengan 113 responden. Hasil penelitian menunjukkan dari 12 pernyataan didapatkan 5 pernyataan yang direspon negatif oleh responden. Faktor yang dapat mempengaruhi persepsi pada masyarakat mengenai vaksinasi COVID-19 adalah faktor umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, dan wilayah domisili. Hasil penelitian tentang persepsi mengenai vaksinasi COVID-19 pada masyarakat di Madura yang paling banyak adalah persepsi cukup (61.94%), sedangkan persepsi buruk didapatkan sebanyak 6,32%.
Copyrights © 2023