Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya muslim dan muslimah yang belum mampu membaca dan menulis Al-Qur’an. Fakta yang tidak jauh berbeda juga terjadi di madrasah, masih ada siswa MTs atau MA mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis Al-Qur’an, bahkan ada yang belum bisa membaca dan menulis Al-Qur’an. Idealnya kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an mutlak harus dimiliki siswa madrasah, di tengah tuntutan kemampuan agama yang lebih pada siswa madrasah sesuai standar kurikulumnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan siswa Kelas VII MTs Al Khairat Percut dalam membaca dan menulis Al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan pada awal semester genap tahun pelajaran 2021-2022 dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode statistik deskriptif. Penelitian deskriptif dilakukan untuk mendiskripsikan data, tidak untuk menguji data atau mencari nilai signifikansinya. Pengumpulan data memakai teknik tes. Instrumen yang digunakan yaitu tes lisan (membaca Al-Qur’an) dan tes tulisan (menulis Al-Qur’an). Analisis data dilakukan untuk mengetahui profil kemampuan siswa membaca dan menulis Al-Qur’an dan distribusi pencapaian tingkat kategori yang diukur. Hasil analisa diungkap melalui nilai rerata, nilai minimum, nilai maksimum, standar deviasi, frekuensi, persentase, diagram, dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan: (1) secara umum kemampuan siswa membaca Al-Qur’an adalah baik dengan rerata sebesar 75, 98; (2) kemampuan siswa menulis Al-Qur’an berada di level cukup dengan rerata sebesar 69,08. Dari penelitian ini terungkap kemampuan siswa menulis Al-Qur’an lebih rendah daripada membaca Al-Qur’an.
Copyrights © 2023