Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Vol 1 No 1 (2023): JIMP: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat

Penyuluhan Kesehatan di Desa Pancurwening Tentang Kenali Stunting Sejak Dini

Saifu Rohman (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
M. Syafaatul Rohman (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Nur Amelia Febriyanti (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Nur Afifatun Nisa (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Oki Hidayanto (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
M. Arifin (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Wildan Fatoni (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Durotin Nafisah (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Rofiatul Mukaromah (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Lulu Mas’udah (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)
Siti Qoimah (Universitas Sains Al Quran (UNSIQ), Wonosobo, Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2023

Abstract

Indonesia mempunyai masalah gizi yang cukup berat yang ditandai dengan banyaknya kasus gizi kurang. Malnutrisi merupakan suatu dampak keadaan status gizi. Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang berlangsung cukup lama. Faktor-faktor yang dapat memengaruhi kejadian stunting secara langsung dipengaruhi oleh penyakit infeksi dan kurangnya asupan gizi secara kualitas maupun kuantitas. Adapun faktor secara tidak langsung yaitu dari faktor sosial ekonomi, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, ASI eksklusif, status imunisasi, jangkauan fasilitas pelayanan kesehatan serta pola asuh yang kurang memadai. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita. Pencegahan stunting dapat dilakukan antara lain dengan cara: 1.Pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil. 2.ASI eksklusif sampai umur 6 bulan dan setelah umur 6 bulan diberi makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup jumlah dan kualitasnya. 3.Memantau pertumbuhan balita di posyandu. 4.Meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan. Tujuannya adalah untuk melihat hubungan sosial ekonomi dan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JIPM

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Health Professions

Description

JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat ISSN 2985-7473 yang diterbitkan oleh CV. Astina Mandiri, Bogor, Jawa Barat. Jurnal ini merupakan jurnal Multidisiplin yang menerbitkan hasil pengabdian ...