Roti Solo merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dengan jenis produksi roti. Adanya waste kritis yang terjadi pada proses produksi menimbulkan kerugian bagi perusahaan pada setiap produksinya. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan pendekatan lean manufacturing menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dalam meminimalisir waste kritis yang terjadi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, pemetaan proses produksi pada bulan Februari 2021 menggunakan VSM menunjukkan bahwa masih adanya aktivitas non value added yang terjadi sebesar 16,27% dari total waktu produksi keseluruhan. Identifikasi waste kritis dari seven waste yang ada menggunakan metode AHP menunjukkan bahwa waste defect menjadi waste kritis yang terjadi pada proses produksi roti, sehingga perlu dilakukan upaya perbaikan untuk mengurangi jumlah defect yang ada. Dari upaya perbaikan yang telah diusulkan mampu mengurangi tingkatan produk defect sebesar 77% untuk defect packing, 76% untuk defect pemotongan, dan 68% untuk defect moulding. Upaya perbaikan tersebut juga mampu mengurangi waktu non value added sebesar 9,71% dan meningkatkan waktu value added sebesar 9,71%.
Copyrights © 2022