Sejak adanya program JKN, jumlah masyarakat Banten yang memiliki jaminan kesehatan masih dibawah target yang ditetapkan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor sosial demografi yang mempengaruhi kepemilikan jaminan kesehatan di Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan pendekatan model ekonometri metode estimasi maximum likelihood. Data yang digunakan adalah data Susenas tahun 2019 diolah dengan menggunakan stata dengan uji regresi logit/ logistic. Variabel bebas yang diteliti adalah usia, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan dan wilayah tinggal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara usia (p-value=0,000), tingkat pendidikan (p-value=0,000), status pernikahan (p-value=0,000) dan wilayah tinggal (p-value=0,000) dengan kepemilikan jaminan kesehatan, sedangkan pekerjaan menunjukkan hubungan yang tidak signifikaan (p-value=0,118) dan negative. Berdasarkan nilai odds rasio didapatkan bahwa tingkat pendidikan tinggi (OR=4,740) dan wilayah tinggal perkotaan (OR=2,597) merupakan variabel yang sangat berpengaruh terhadap kepemilikan jaminan kesehatan.
Copyrights © 2023