Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep Nasiyah dalam Tafsir Salman yang terdapat dalam QS. Al-Alaq ayat [96]: 15-16. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penulisan artikel ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik metode dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara Hermeneutik. Hasil dari penelitian ini yakni mengargumentasikan bahwa istilah kata dari Nasiyah telah muncul sejak lama sebelum Al-Qur’an diturunkan sedangkan istilah dari otak baru muncul pada abad ke-19. Maka dari itu, tidak mengherankan jika interpretasi klasik belum menggunakan pendekatan ilmu saraf (neurosaintific ) untuk memahami Nasiyah dan neurosains memiliki sejarah ilmiah yang begitu panjang, terutama dalam tradisi pemikiran Islam baik secara klasik maupun pemikiran Islam secara modern. Mengingat konsep-konsep pendidikan Islam yang perlu mendapatkan perhatian khusus yang bersifat normatif dalam wilayah metafisik ketuhanan, yang belum berpijak pada bidang keilmuan sehingga masih sulit untuk diimplementasikan ke ranah pragmatis amalyyah.
Copyrights © 2023