Tuntutan masyarakat terhadap layanan prima membuat organisasi beradaptasi dan bersikap responsif dalam memenuhinya secara cepat dan tepat. Salah satu bentuk adaptasi dunia bisnis ke sektor publik adalah manajemen persediaan dengan sistem just-in-time. Meskipun pada mulanya diterapkan pada sektor bisnis, just-in-time selaras dengan karakter layanan sektor publik terkini. Studi ini bertujuan mengkonfirmasi layanan pita cukai di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai berdasarkan karakteristik dan filosofi just-in-time. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam studi ini untuk menelusuri lebih mendalam proses bisnis objek studi. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi P3C dan CK-1 online dalam penyediaan dan pemesanan pita cukai merupakan wujud pull inventory system sebagaimana filosofi just-in-time. Tidak hanya untuk permintaan pokok, permintaan cukai tambahan juga menggunakan asas JIT. Bahkan dalam rangka efisiensi, pita cukai tak terpakai pihak pemesan mengganti biaya, sehingga efisiensi anggaran terjaga. Implikasinya layanan JIT hendaknya terus dikembangkan selaras perkembangan teknologi informasi.
Copyrights © 2023