Premiere Educandum
Vol 1, No 1 (2011)

TES KOGNITIF DIAGNOSTIK UNTUK MENDETEKSI KESULITAN BELAJAR SISWA S EKOLAH D ASAR

Budyartati, Sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Oct 2015

Abstract

Miskonsepsi merujuk pada suatu konsep yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah atau pengertian yang diterima para pakar dalam suatu bidang. Konsep yang dibawa siswa diperoleh dari pengamatan atau pengalaman mereka di masyarakat atau dalam kehidupan sehari-hari. Miskonsepsi pada siswa yang muncul secara terus menerus dapat mengganggu pembentukan konsepsi ilmiah. Pembelajaran yang tidak memperhatikan miskonsepsi menyebabkan kesulitan belajar dan akhirnya akan bermuara pada rendahnya prestasi atau hasil belajar siswa.Dalam pembelajaran yang berorientasi konstruktivistik, guru tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan pada siswa, siswa harus membangun sendiri pengetahuan di dalam benak siswa. Implikasi dari pandangan konstruktivisme di sekolah ialah pengetahuan itu tidak dapat dipindahkan secara utuh dari pikiran guru ke siswa, namun secara aktif dibangun oleh siswa sendiri melalui pengalaman nyata. Peran guru otomatis berubah, dari sumber dan pemberi informasi menjadi pendiagnosis dan fasilitator, sehingga eksistensi dalam mendidik tidak terfokus pada pendidik melainkan pada pembelajar.Cognitive diagnostic assessment (CDA) atau penilaian diagnosis kognitif untuk pendidikan disusun untuk mengukur struktur pengetahuan secara khusus dan proses kemampuan siswa untuk menyediakan informasi tentang kelemahan dan kekuatan kognitif mereka.Kata Kunci: Tes Kognitif Diagnostik, Deteksi Kesulitan

Copyrights © 2011