Okra ( Abelmoschus esculentus L .) adalah tanaman sayuran yang tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis. Tumbuhan okra ini sangat cocok dibudidayakan di daerah tropis perbankan seperti Indonesia termasuk daerah-daerah panas yang terdapat di Indonesia. Hal ini dikarenakan tumbuhan okra memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap nutrisi yang terdapat di dalam tanah yang tidak mencukupi Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pertumbuhan vegetatif tanaman okra () efek pemberian limbah air cucian beras dan kombinasi media tanam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), faktorial terdiri dari 2 perlakuan dan 2 ulangan sehingga terdapat 24 polybag penelitian.Faktor perlakuan I pemberian air limbah cucian beras dengan simbol (L) terdiri dari 4 tingkat yaitu : L0: 0 L L1: 0,5 L L2: 1,5 L L3: 2,5 L. Faktor perlakuan II menggunakan media tanaman dengan simbol (M) terdiri dari 3 taraf yaitu: M0 : tanah, M1 : tanah, kompos dan k ertas dengan perbandingan 2:1:1 M2 : tanah, pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 1:2:1. Adapun parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengukur tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, uji klorofil a, b dan total. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pemberian air limbah cucian beras berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang dengan taraf terbaik yaitu L2 = 1,5 L. Sedangkan pemberian media tanam berpengaruh nyata terhadap diameter batang, uji klorofil a, b dan total dengan taraf terbaik yaitu M1= tanah + kompos + kertas 2:1:1. Kesimpulan pemberian air limbah cucian beras dan penggunaan media tanam hanya berpengaruh nyata dan memiliki interaksi hanya pada parameter diameter batang dengan taraf terbaik adalah M1L2 .
Copyrights © 2023