AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA
Vol 4, No 1 (2014)

Sejarah Tari Keling Dan Upaya Pelestariannya (Studi Historis Sosiologis di Dusun Mojo Desa Singgahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Tahun 1942-2012)

Prasetiyo, Yudi (Unknown)
HW, Hartono (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Oct 2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah kesenian Tari Keling di Dusun Mojo Desa Singgahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Selain itu peneliti juga ingin mengetahui bagaimana pelestarian kesenian Tari Keling tersebut. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan yaitu antara bulan Februari sampai Juni berlokasi di Dusun Mojo Desa Singgahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Bentuk dari penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu sebuah penelitian yang datanya tidak berbentuk angka dan biasanya menekankan untuk memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis studi kasus. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik snowball sampling. Sumber data yang dipakai yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Validasi yang dipergunakan untuk menguji kebenaran data menggunakan trianggulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif Miles dan Huberman yaitu melalui proses reduksi data, sajian data dan verifikasi atau proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah kesenian Tari Keling Di Dusun Mojo pada awalnya dirintis oleh Khasan Ngali dan beberapa masyarakat Dusun Mojo lainnya. Tarian tersebut pada awalnya diciptakan untuk menghibur masyarakat yang pada saat hari raya Idul Fitri tidak mempunyai cukup biaya untuk mengadakan pesta hiburan dikarenakan gagal panen atau paceklik. Pada masa kini Tari Keling dipentaskan setiap Hari Raya Idul Fitri, Satu Syuro dan acara-acara lainnya. Bentuk pelestarian yang dilakukan masyarakat adalah dengan berdirinya suatu paguyuban Tari Keling yang diberi nama Guno Joyo dan juga pementasan rutin yang diadakan setiap Idul Fitri, Satu Suro dan acara Agustusan. Selain itu juga diadakan regenerasi dengan diikutsertakanya para generasi muda untuk ikut ambil bagian pada saat pementasan Tari Keling, pembuatan rekaman CD dan juga kaos yang bergambarkan ciri khas Tari Keling. Kata Kunci : Sejarah, Kesenian Tari Keling, Pelestarian

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya is a biannual journal, published by Universitas PGRI Madiun on January and July, with regitered number ISSN 2087-8907 (printed), ISSN 2502-2857 (online). Agastya provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, to deliver and share ...