IUD (Intra Uterine Device) merupakan salah satu metode kontrasepsi yang dapat digunakan oleh pasangan usia subur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan relasi kuasa pasangan yang meliputi persetujuan/pengambilan keputusan, diskusi dengan pasangan, keinginan memiliki anak lagi, dan dukungan suami terhadap pemakaian kontrasepsi IUD. Penelitian ini menggunakan desain case control, dengan pendekatan kuantitatif, dan analisis observasional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Benowo, Kota Surabaya. Besar sampel penelitian ini sebanyak 80 responden (40 kasus dan 40 kontrol) yang diambil secara acak (simple random sampling). Data hasil penelitian diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner adaptasi dari penelitian lain yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Analisis penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara persetujuan/ pengambilan keputusan (p-value 0,003), diskusi dengan pasangan (p-value 0,002), dan dukungan suami (p-value 0,000) terhadap pemakaian kontrasepsi IUD. Namun tidak terdapat hubungan antara keinginan memiliki anak lagi dengan pemakaian kontrasepsi IUD (p-value 0,127). Kesimpulan dari penelitian ini variabel dengan hubungan paling kuat terhadap pemakaian kontrasepsi IUD adalah dukungan suami (coefficient contingensi 0,574).
Copyrights © 2023