Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya keterampilan interaksi sosial pada anak usia dini. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang berlokasi di TK Kemala Bhayangkari 24 Kota Tasikmalaya, ternyata media yang dapat digunakan untuk strategi dalam pemberian stimulus untuk mengatasi keterlambatan interaksi sosial yaitu melalui media permainan balok. Media permainan balok merupakan permainan yang menggunakan media yang berbentuk bangun ruang tiga dimensi yang mempunyai enam sisi, dua belas rusuk dan delapan titik sudut. Bermain balok disebut sebagai bermain bebas atau open ended play yang dimana pada permainan ini dapat memberikan ruang kepada anak untuk berimajinasi secara bebas dan tidak terikat pada aturan – aturan dalam bermainnya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisis yaitu yang mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan melalui data atau sampel yang diperoleh sebagaimana adanya. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi dan wawancara pada guru kelas B di TK Kemala Bhayangkari 24 Kota Tasikmalaya. Untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis media, peneliti menarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan permainan balok dalam mengatasi keterlambatan interaksi sosial pada anak usia 5 – 6 tahun.Kata kunci: Interaksi Sosial, Permainan Balok, Anak Usia DiniÂ
Copyrights © 2023