Mutu buah merupakan hal yang sangat penting dalam hasil produksi buah-buahan. Namun saat ini proses klasifikasi mutu masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan subjektifitas. Teknologi informasi diperlukan untuk mempercepat proses klasifikasi mutu dan membuatnya menjadi objektif. Dalam proses pengklasifikasian mutu buah belimbing diperlukan pengolahan dari citra digital buah belimbing. Data citra buah belimbing digunakan dalam proses pelatihan sistem agar dapat mengklasifikasikan mutu. Maka diperlukan metode ekstraksi ciri yang baik agar mendapatkan nilai tekstur yang bagus. Dengan memanfaatkan hasil dari metode ekstraksi cirri maka dapat digunakan untuk mengklasifikasikan mutu buah belimbing. Penentuan mutu belimbing dilakukan dengan menganalisis fitur warna, tekstur dari citra digital belimbing yang akan dijadikan sampel data penelitian dengan menerapkan metode gray level co-occurrence matrix (glcm) sebagai ekstrasi ciri dan Learning Vector Quantizaion (LVQ) sebagai metode pelatihan untuk pengenalan mutu belimbing. Klasifikasi mutu di bedakan ke dalam 3 kelas, yaitu belimbing grade A merupakan belimbing yang bebasdarikerusakan. Grade B memilikiketentuancacatmaksimumsebesar 10% dan Grade C memiliki ketentuan cacat maksimum sebesar 15%. Penelitian ini menunjukkan aplikasi yang dapat menampilkan klasifikasi mutu buah belimbing sesuai kelas
Copyrights © 2020