Hutan adalah salah satu kekayaan alam di Indonesia yang melimpah sekaligus bermanfaat, salah satu hasil hutan adalah kayu. Kayu merupakan bahan dasar pembuatan perabotan rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, dan produk olahan lain. Akan tetapi terdapat permasalahan yang dihadapi usaha kayu, seperti pengukuran diameter kayu dan penentuan harga kayu. Penentuan harga kayu biasanya berdasarkan volume kayu dimana nilai volume tersebut di dapatkan atas dasar panjang dan ukuran diameter kayu. Pada umumnya lingkaran pangkal kayu tidak berbentuk bulat sempurna. Di industri usaha kayu UD.Sidodadi pengukuran diameternya masih menggunakan cara manual dengan menggunakan meteran konvensional. Penggunaan cara manual tersebut mengakibatkan lamanya transaksi kayu, dikarenakan diameter kayu merupakan acuan saat menentukan harga kayu. Padahal jika pengukuran diameter keliru walau hanya satu centimeter saja bisa berpengaruh terhadap harga kayu yang mengakibatkan kerugian pada pihak industri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh diameter kayu yang lebih akurat supaya saat penentuan harga kayu jati tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan kerugian saat transaksi harga.
Copyrights © 2020