Penggunaan dan pemanfaatan komposit terus berkembang dan semakin diminati oleh industry kecil maupun industri besar. Pengembangan material komposit berbasis serat alam telah diteliti dan dikembangkan sebagai salah satu alternative pengganti komposit berpenguat serat sintesis yang mana limbahnya mencemari lingkungan. Pisang merupakan salah satu tanaman yang kaya akan kandungan serat namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai penguat material komposit polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan alkali 5% pada serat batang pisang terhadap kekuatan tarik komposit polyester dengan penguatan serat anyaman. Specimen uji tarik dibuat sesuai standar ASTM 0638-2 dengan fraksi volume serat sebesar 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik meningkat seiiring dengan meningkatnya fraksi volume serat. Tegangan tarik terbesar diperoleh pada fraksi volume 20% dengan nilai 24,6 MPa dan regangannya sebesar 0,006 serta modulus elastisitas sebesar 2,67 GPa. Sedangkan nilai terendah diperoleh pada fraksi volume 10% dengan nilai 10,28 MPa dan regangannya sebesar 0,008 serta modulus elastisitas sebesar 1,3 GPa
Copyrights © 2019