Perbaikan infrastruktur merupakan bagian dari pembangunan nasional, pada hakikatnya pembangunan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kerusakan saluran air dan jembatan merupakan suatu hal yang menjadi pusat perhatian utama pemerintah kecamatan Ngronggot, hal ini menyebabkan terhambatnya sebagian besar kegiatan masyarakat. Dalam praktiknya terdapat pengambilan keputusan yang kurat tepat terkait prioritas lokasi perbaikan dikarenakan masih menggunakan cara manual menggunakan kertas untuk mencatat hasil survei. Untuk itu maka sistem ini membantu pihak kecamatan Ngronggot dalam menentukan prioritas lokasi perbaikan dengan menggunakan metode K-Means. Pada sistem penentuan prioritas lokasi perbaikan ini akan diberikan 5(lima) kriteria pembobotan yaitu tingkat kerusakan, fasilitas, anggaran, konstruksi, dan tahun pembuantan. Untuk memperkuat keakuratan sistem penentuan prioritas lokasi perbaikan menggunakan algoritma K-Means. Untuk hasil perhitungan dengan metode K-Means hasil akhir akan dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok menjadi prioritas pertama sebagai perbaikan yang harus didahulukan dikarenakan hasil perhitungan berdasarkan kriteria menunjukan bahwa tingkat kerusakan yang berat, prioritas kedua memiliki nilai prioritas perbaikan sedang dan prioritas ketiga memiliki nilai prioritas perbaikan yang ringan. Penentuan prioritas lokasi perbaikan jembatan dan saluran air dipengaruhi dengan pembobotan setiap kriteria dan hasil dari implementasi algoritma K-Means dan didapatkan hasil urutan prioritas untuk kemudian dilakukan penanganan perbaikan.
Copyrights © 2021